"Harumkan Nama Bangsa di Kancah Asia, Santri MA Al-Umm Persembahkan Kado Istimewa di HUT RI ke-81"

 

Amanat Upacara : Abd. Wahid, S.Pd., M.Si (Kepala MA Al-Umm)

MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti Lapangan Sport Center Yayasan Bina Al-Mujtama’ (YBM) Malang pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Sebanyak 600 peserta yang terdiri dari murid SD Islam Al-Umm, SMP Islam Al-Umm, MA Al-Umm, Mahasiswa MAA Al-Umm, serta seluruh jajaran pimpinan, staf, dan pegawai yayasan berbaris rapi mengikuti jalannya marashim upacara bendera

Hadir dalam upacara tersebut jajaran Dewan Pendiri, Kepala Divisi Pendidikan YBM KH. M. Mujib, SH., M.Pd.I, Mudir Tanfidzi KH. Muh. Syu’aib Alfaiz, Lc., M.Si, serta para pimpinan unit pendidikan di lingkungan YBM.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Al-Umm Malang, Abd. Wahid,S.Pd., M.Si., menyampaikan amanat penting yang menekankan sejarah perjuangan bangsa, tantangan moral era digital, hingga kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Apresiasi Prestasi Internasional Santri

Dalam awal pidatonya, Abd. Wahid menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kado kemerdekaan yang diraih oleh santri MA Al-Umm. Murid kelas XII MA Al-Umm, Moch. Jirzi Bayanaka Al Haris, berhasil meraih Juara 3 Tingkat Asia pada ajang IKAK Lion City International Championship Kyoukushi Syu 2026 di Singapura untuk kelas 65 kg pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Prestasi internasional ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa santri mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia di tengah momentum peringatan kemerdekaan.

Ananda Moch. Jirzi Bayanaka Al Haris, diundang langsung sebagai guest star dalam Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026 yang digelar di Halaman Balai Kota Malang. Dia disambut hangat penuh bangga oleh pemerintah kota Malang, Bapak Wali Kota Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M dan Wakil wali kota Bapak Ali Muthohirin serta apresiasi hangat dari Bapak Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko selaku ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Malang. 

Tantangan Generasi Z dan Ancaman "Generasi Cemas"

Menyoroti dinamika masa kini, Pembina Upacara mengingatkan para santri dan mahasiswa agar tidak terjebak dalam euforia kemerdekaan semata maupun kegiatan perayaan yang tidak bermakna. Pembina menekankan bahwa tantangan generasi muda saat ini telah bergeser dari perjuangan fisik melawan penjajah menjadi perjuangan melawan ancaman moral dan mental di era digital.

  • Tantangan Era Digital: Bahaya brain rot akibat media sosial, kecanduan game dan judi online, imposter syndrome, fenomena malas bergerak (mager), hingga penurunan moral remaja.
  • Peran Santri menuju 2045: Generasi Z diproyeksikan menjadi tulang punggung Indonesia Emas 2045. Santri diimbau menjadikan Al-Qur'an dan ilmu pengetahuan sebagai kompas kehidupan agar bonus demografi tidak berubah menjadi ancaman "Generasi Cemas".
  • Refleksi Kebangsaan: Mengutip pesan Ir. Soekarno, perjuangan mengisi kemerdekaan dinilai lebih berat karena berhadapan dengan masalah internal bangsa, mulai dari perpecahan sosial, isu kerusakan lingkungan, hingga krisis moral.

Komitmen Eko-Pesantren dan Pesan Kebaikan

Sebagai bentuk aksi nyata kepedulian terhadap bumi dan implementasi nilai agama, Yayasan Bina Al-Mujtama’ juga menggalang dukungan penuh seluruh warga pesantren untuk menyukseskan Lomba Eko-Pesantren Tingkat Provinsi Jawa Timur, di mana Pesantren Al-Umm ditunjuk mewakili Kota Malang pada penilaian tanggal 20 Agustus 2026.

Amanat Upacara ditutup oleh ustadz Abdul Wahid dengan mengutip pesan bermakna dari Dr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc., M.Ag. (pengasuh pondok pesantren Al-Umm) yang menegaskan bahwa nilai sejati seorang manusia terletak pada kedalaman agama, kemuliaan akhlak, keluasan ilmu, keikhlasan perjuangan, keahlian yang dikuasai, serta jejak kebaikan yang ditinggalkannya bagi masyarakat.

Berikut cuplikan dokumentasi kegiatan HUT RI ke-81, 17 Agustus 2026


0 Comments:

Posting Komentar